• SMP NEGERI 9 YOGYAKARTA
  • Kami Datang Untuk Berprestasi

Ketika Wajah Jadi Kanvas, Sungai menjadi Arena - Outbound Kelas 7 2026

Siapa bilang belajar harus selalu duduk manis di dalam kelas. Selasa, 22 September 2026, siswa-siswi kelas 7 SMP Negeri 9 Yogyakarta justru memulai hari dengan sebuah petualangan seru di Desa Wisata Pulesari, Sleman. Kegiatan Outing Class Outbound dibuka oleh Waka Kesiswaan Sekolah Bapak Wahudi, S.Pd., yang menyampaikan informasi dan motivasi pada seluruh siswa-siswi.

Petualangan dimulai dengan games Coret Label. Aturannya sederhana, tetapi akibatnya bisa bikin ngakak! Siswa yang kalah harus menerima coretan sebagai “tanda perjuangan”. Ada satu momen yang paling mencuri perhatian: karena terlalu sering kalah, seorang siswa harus rela melihat wajahnya hampir penuh coretan. Bukannya malu, kejadian itu justru menjadi salah satu pemandangan paling lucu hari itu. Wajah yang tadinya bersih berubah menjadi “kanvas berjalan” yang sukses membuat teman-temannya tertawa.

Belum selesai dengan urusan coret-mencoret, tantangan berikutnya semakin seru. Estafet Bola menguji kecepatan dan kekompakan, disusul Estafet Air Gabus yang membuat setiap tim harus bekerja sama agar air dapat berpindah dengan baik.

Teriakan dukungan dari teman-teman, strategi dadakan, kesalahan-kesalahan kecil, dan ekspresi panik ketika permainan tidak berjalan sesuai rencana membuat setiap ronde terasa seperti pertandingan besar—meskipun hadiah terbesarnya adalah tawa bersama.

Petualangan kemudian berlanjut ke tantangan yang lebih dekat dengan alam. Siswa mengikuti tracking air dan jelajah sungai, kemudian mencoba meniti tangga air. Di sinilah suasana semakin ramai, ada yang berani melangkah, ada yang ekstra hati-hati, dan ada pula yang sibuk memberi semangat dari belakang.

Air, alam, dan permainan berpadu menjadi pengalaman yang membuat siswa benar-benar menikmati setiap detik kegiatan. Lelah dan basah seolah tidak terasa karena semuanya dilakukan bersama-sama.

Pada hari ini Pulesari bukan hanya tempat outbound, tetapi menjadi panggung lahirnya cerita-cerita lucu yang akan terus dikenang kelas 7 Spelanta. Dari wajah yang berubah menjadi kanvas, bola yang dikejar, air yang dipindahkan, hingga langkah menyusuri sungai, semuanya menghadirkan satu pengalaman yang sama, bahagia. Outing Class kali ini membuktikan bahwa belajar tentang kekompakan, komunikasi, keberanian, dan kebersamaan bisa hadir melalui permainan sederhana. Hari itu mereka mungkin pulang dengan pakaian basah dan wajah lelah, tetapi hampir pasti membawa satu hal yang jauh lebih berharga, kenangan seru yang akan diceritakan berulang kali.

Komentar

Semangat terus anak2 ...sukses buat smpn 9 yogyakarta

Outbond sbg bounding anak² sekelas agar lebih kompak mudah berkolaborasi, dan asyik selama pembelajaran.

Terus Semangat Spelanta, siap ciptakan generasi anak anak yang tangguh dan berprestasi

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bendera Berkibar, Prestasi Bersinar! Kapolresta Yogyakarta Hadir di Tengah Semangat Spelanta

Merah putih yang berkibar bukan sekadar kain yang membelah langit, melainkan simbol perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab generasi penerus bangsa. Di bawah kibaran Sang Saka Merah P

02/11/2026 10:50 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 95 kali
Suara Pelajar Spelanta! - SMPN 9 Yogyakarta bersama KPU Kota Yogyakarta Gaungkan Pendidikan Pemilih Pemula

Sebuah bangsa tidak hanya dibangun oleh mereka yang hari ini memimpin, tetapi juga oleh generasi muda yang kelak berani menentukan arah masa depannya. Demokrasi yang sehat tumbuh dari w

26/10/2026 12:04 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 176 kali
Jogja Punya Cerita, Spelanta Punya Budaya - Karnaval Peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta 2026

Ada hari ketika sebuah kota tidak hanya dirayakan dengan angka, tetapi dengan langkah, gerak, suara, dan ingatan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sejak dini hari Senin, 5 Okto

05/10/2026 14:20 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 505 kali
Satu Bangsa, Satu Pancasila - Spelanta Berdiri Tegak Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Pada instansi pendidikan seperti spelanta lapangan bukan sekadar menjadi tempat berkumpul. Ketika Merah Putih berkibar, barisan berdiri tegak, dan Pancasila kembali dikenang, lokasi yan

02/10/2026 09:27 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 402 kali
Memotret Kesiapan Belajar Kelas VII dengan Assessment General Check 2026

Pada Selasa–Rabu, 28–29 September 2026, seluruh siswa kelas VII mengikuti Assessment General Check yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpo

29/09/2026 11:07 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 348 kali
Spelanta Bergerak, Ngeksigondo Berseri! SMPN 9 Yogyakarta Hidupkan Gerakan Yogyakarta Berhati Nyaman

 Jumat, 25 September 2026, ketika aktivitas pagi warga Yogyakarta mulai bergerak keluarga besar SMP Negeri 9 Yogyakarta kembali turun tangan melalui Gerakan Yogyakarta Berhati Nyam

25/09/2026 10:56 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 367 kali
Tubuh Sehat, Pelajar Hebat! Sehat untuk Berprestasi! SMPN 9 Yogyakarta Gelar Penjaringan Kesehatan Siswa

SMP Negeri 9 Yogyakarta dan Puskesmas Kotagede I menggelar Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah bagi siswa kelas 7, 8, dan 9 pada 21–30 September 2026. Kegiatan ini menjadi bag

21/09/2026 19:50 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 362 kali
Satu Langit Spelanta, Beragam Doa, Satu Semangat Persaudaraan

Di sebuah sekolah, keberagaman tidak selalu harus dijelaskan dengan kata-kata. Kadang, keberagaman terasa begitu indah ketika setiap orang diberi ruang untuk menjalankan keyakinannya, s

14/09/2026 08:37 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 366 kali
Belum Punya Hak Pilih, Tapi Sudah Belajar Memilih! Spelanta dan KPU Jogja Bangun Generasi Demokratis

Sebelum suatu hari nanti mereka berdiri di bilik suara dan menentukan pilihan sebagai warga negara, para pelajar perlu terlebih dahulu belajar tentang arti sebuah pilihan. Berangkat dar

10/09/2026 15:25 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 395 kali
SMPN 9 Yogyakarta Peduli Gempa NTT

Jarak antara Yogyakarta dan Nusa Tenggara Timur memang terbentang ribuan kilometer. Namun ketika kabar duka akibat gempa bumi sampai ke hati, jarak seolah tidak lagi menjadi batas. Dari

06/09/2026 12:16 - Oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta - Dilihat 432 kali