Cahaya Puncak Bedug Ramadhan dan Pendalaman Iman SMP Negeri 9 Yogyakarta 2026 - Menguatkan Iman Menebar Kebersamaan
Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Puncak Bedug Ramadhan dan Pendalaman Iman yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum paling hangat di bulan ramadhan bagi seluruh siswa-siswi SMP Negeri 9 Yogyakarta untuk memperdalam nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat rasa persaudaraan antarwarga sekolah di bulan suci Ramadhan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan presensi peserta serta pembagian ta’jil sebagai persiapan menjelang waktu berbuka. Setelah pembukaan resmi dan sambutan dari para tokoh pendidikan sekolah, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan siswa serta pengumuman pemenang kegiatan yang telah dilaksanakan selama rangkaian Bedug Ramadhan. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menambah semarak suasana Ramadhan di lingkungan sekolah.

Acara secara resmi dibuka oleh Bapak Edi Thomas Suharta, S.Pd, S.H, M.Pd dan turut dihadiri Pengawas Pembina Bapak Drs. Marsono, M.M yang memberikan dukungan serta apresiasi terhadap upaya sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter afeksi religius serta core of value Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) kepada peserta didik SMPN 9 Yogyakarta. Beliau menegaskan bahwa kegiatan keagamaan di sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta sikap toleransi dan berbudaya dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini dirancang secara inklusif dengan menghadirkan dua agenda utama. Siswa Muslim mengikuti Puncak Bedug Ramadhan, siswa Kristiani, Katolik, dan Hindu mengikuti kegiatan Pendalaman Iman yang berlangsung secara bersamaan. Program ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang harmonis, religius, menghargai keberagaman keyakinan dan merawat iklim afeksi yang telah menjadi darah daging jiwa raga SMPN 9 Yogyakarta.

Menjelang waktu berbuka, para peserta mengikuti tausiyah inspiratif yang disampaikan oleh Ustadz Haryanda Falihtehan, S.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh siswa untuk memaknai bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama. Pesan-pesan yang disampaikan memberikan motivasi spiritual yang mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Kegiatan tausiyah ini ustadz menutup dengan doa bersama untuk kebaikan seluruh warga SMPN 9 Yogyakarta.

Kebersamaan semakin terasa hangat saat buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan sekolah. Menu berbuka diawali dengan snack berbuka yang disediakan oleh pihak sekolah, kemudian dilanjutkan dengan hidangan makan berat dari program MBG yang dinikmati bersama. Momen ini tidak hanya menjadi waktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan seluruh warga sekolah.
Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah, makan bersama, serta salat Isya dan Tarawih berjamaah yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Suasana religius yang tercipta memberikan pengalaman spiritual yang sangat berkesan bagi seluruh siswa.

Melalui kegiatan Puncak Bedug Ramadhan dan Pendalaman Iman ini, SMP Negeri 9 Yogyakarta berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai religius, memperkuat karakter peserta didik, serta membangun generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu hidup harmonis dalam keberagaman. (Admin IR)
Spelanta! Sekolah Afeksi!
Spelanta! Sukses TKA-TKAD 2026!
Spelanta! Jaya! Jaya! Jaya!
Komentar
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Suara Pelajar Spelanta! - SMPN 9 Yogyakarta bersama KPU Kota Yogyakarta Gaungkan Pendidikan Pemilih Pemula
Sebuah bangsa tidak hanya dibangun oleh mereka yang hari ini memimpin, tetapi juga oleh generasi muda yang kelak berani menentukan arah masa depannya. Demokrasi yang sehat tumbuh dari w
Jogja Punya Cerita, Spelanta Punya Budaya - Karnaval Peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta 2026
Ada hari ketika sebuah kota tidak hanya dirayakan dengan angka, tetapi dengan langkah, gerak, suara, dan ingatan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sejak dini hari Senin, 5 Okto
Satu Bangsa, Satu Pancasila - Spelanta Berdiri Tegak Memperingati Hari Kesaktian Pancasila
Pada instansi pendidikan seperti spelanta lapangan bukan sekadar menjadi tempat berkumpul. Ketika Merah Putih berkibar, barisan berdiri tegak, dan Pancasila kembali dikenang, lokasi yan
Memotret Kesiapan Belajar Kelas VII dengan Assessment General Check 2026
Pada Selasa–Rabu, 28–29 September 2026, seluruh siswa kelas VII mengikuti Assessment General Check yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpo
Spelanta Bergerak, Ngeksigondo Berseri! SMPN 9 Yogyakarta Hidupkan Gerakan Yogyakarta Berhati Nyaman
Jumat, 25 September 2026, ketika aktivitas pagi warga Yogyakarta mulai bergerak keluarga besar SMP Negeri 9 Yogyakarta kembali turun tangan melalui Gerakan Yogyakarta Berhati Nyam
Ketika Wajah Jadi Kanvas, Sungai menjadi Arena - Outbound Kelas 7 2026
Siapa bilang belajar harus selalu duduk manis di dalam kelas. Selasa, 22 September 2026, siswa-siswi kelas 7 SMP Negeri 9 Yogyakarta justru memulai hari dengan sebuah petualangan seru d
Tubuh Sehat, Pelajar Hebat! Sehat untuk Berprestasi! SMPN 9 Yogyakarta Gelar Penjaringan Kesehatan Siswa
SMP Negeri 9 Yogyakarta dan Puskesmas Kotagede I menggelar Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah bagi siswa kelas 7, 8, dan 9 pada 21–30 September 2026. Kegiatan ini menjadi bag
Satu Langit Spelanta, Beragam Doa, Satu Semangat Persaudaraan
Di sebuah sekolah, keberagaman tidak selalu harus dijelaskan dengan kata-kata. Kadang, keberagaman terasa begitu indah ketika setiap orang diberi ruang untuk menjalankan keyakinannya, s
Belum Punya Hak Pilih, Tapi Sudah Belajar Memilih! Spelanta dan KPU Jogja Bangun Generasi Demokratis
Sebelum suatu hari nanti mereka berdiri di bilik suara dan menentukan pilihan sebagai warga negara, para pelajar perlu terlebih dahulu belajar tentang arti sebuah pilihan. Berangkat dar
SMPN 9 Yogyakarta Peduli Gempa NTT
Jarak antara Yogyakarta dan Nusa Tenggara Timur memang terbentang ribuan kilometer. Namun ketika kabar duka akibat gempa bumi sampai ke hati, jarak seolah tidak lagi menjadi batas. Dari
berkah bedug ramadhan, menuju sukses TKA TKA-D Spelanta